BERBAGI
Suasana pelayanan di Pegadaian Entrop, Kamis (224). (Foto:Sunario/Wone)

JAYAPURA – Pegadaian Area Papua dan Papua Barat telah mengadakan Seminar Investasi emas beberapa hari lalu di Kota Jayapura. Seminar tersebut merupakan salah satu program khusus yang pegadaian lakukan guna mengedukasi masyarakat (nasabah) berkaitan dengan investasi emas yang sifatnya sangat simpel dan bisa dibawa ke mana-mana.

Namun jika dilihat dari perkembangannya, antusias para nasabah dalam melakukan investasi emas setiap tahunnya mengalami penurunan.

“Dalam seminar investasi emas yang kami lakukan beberapa hari lalu itu, kami menargetkan bisa tembus di angka 13 kilogram (kg), akan tetapi kami melihat minat masyarakat dalam berinvestasi emas saat ini sudah mulai menurun. Hal itu juga mengakibatkan, dalam seminar tersebut, kami hanya bisa menjual sebesar 7 kg saja,” ujar Pimpinan Cabang Pegadaian Jayapura, Yohannes kepada Wone, Kamis (22/3).

Menurut Yohannes, adanya penurunan niat masyarakat dalam berinvestasi emas tersebut  disebabkan karena beberapa nasabah yang sebelumnya telah melakukan investasi terhadap emas saat ini tidak lagi menambah jumlah investasinya di emas.

“Tujuan utama kita sebenarnya dalam melakukan seminar investasi emas itu, lebih mengarah kepada mereka yang sebelumnya belum melakukan investasi emas di Pegadaian (nasabah baru). Dalam berinvestasi emas ini sebenarnya nasabah bisa membeli dengan cara kredit, anggusran dan tabungan,” jelasnya.

Untuk memotivasi para calon nasabah baru tersebut, Pegadaian juga telah membangun beberapa sistem digital. Dengan sistem tersebut diharapkan masyarakat (calon nasabah) bisa bertransaksi lewat aplikasi.

“Dalam aplikasi tersebut, para nasabah bisa melakukan aktivitas transaksi, menabung, pesan logam mulia dan gadai. Dalam aplikasi tersebut juga para nasabah bisa melakukan segala jenis pembayaran lainnya, dan tidak perlu lagi mengantri di loket Pegadaian. Selain itu, saat ini juga kami lagi melakukan pendekatan, untuk menambah jumlah agen dalam menggarap nasabah-nasabah baru,” pungkasnya. (sun/man)