BERBAGI
TOLERANSI-Terlihat Ibu-ibu Muslim ketika Bergoyang Lemon Nipis (Budaya Papua) Bersama Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si dalam Peringatan Ulang Tahun Orang Nomor Satu di Kabupaten Jayapura ke 57 Tahun.

SENTANI-Kabupaten Jayapura telah ditetapkan sebagai salah satu daerah di Indonesia sebagai Zona Integritas Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Provinsi Papua tahun 2016 lalu dengan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.

Oleh sebab itu, seluruh komponen masyarakat wajib untuk menjaga dan memeliharanya kerukunan yang telah terjaga ini dengan baik. Hal ini disampaikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si saat menghadiri acara Isra Mikraj di Sekolah YPKP Sentani, Selasa (20/3).

Menurutnya, kepala daerah bertanggung jawab penuh terhadap komitmen Zona Integritas Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama yang telah dicanangkan pada tahun 2016 lalu.

“Komitmen yang diambil waktu itu, dinilai sangat tulus dari berbagai pihak termasuk komponen masyarakat apalagi pada saat itu langsung dihadiri oleh Menteri Agama RI, Wakil Gubernur Papua dan berbagai elemen masyarakat baik Provinsi dan Kabupaten Jayapura,” ungkapnya.

Dikatakan bupati, ketulusan itu merupakan kerinduan semua warga dalam bentuk harapan untuk Jayapura yang lebih baik, Jayapura yang dimiliki bersama dan bangun bersama.

“Dalam membangun komitmen itu membutuhkan berbagai pengorbanan dalam bentuk saling mendukung, menghargai dan memperhatikan satu dengan yang lain. Tentunya, itu tak mudah apalagi dalam kondisi di Papua terlebih di Kabupaten Jayapura,” katanya.

Oleh sebab itu, apapun karakter di sini, kata bupati, warga Kabupaten Jayapura yang lebih tahu sehingga bersama-sama dapat menjaga daerah ini dengan baik.

“Apalagi bila dikaitkan dengan persoalan belakangan ini yang sempat sedikit tegang di Kabupaten Jayapura. Di mana, itu sebagai cobaan kecil terhadap komitmen Zona Integritas Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama yang telah kita bangun dan disepakati hingga saat ini,” harapnya.(tom/yek)