BERBAGI
Martinus Hutabarat

SENTANI-Perlakukan yang dianggap kurang baik kepada pedagang dalam operasi pasar yang berlangsung pertengahan tahun lalu oleh oknum BPOM Jayapura di Pasar Pharaa Sentani dianggap kriminal.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Asosiasi Pedagang Sembako dan Obat (APSO) Papua, Martinus Hutabarat kepada wartawan di Polsek Sentani Kota, Jumat (16/3).

Menurutnya, dalam menjalankan tugasnya, memang menemukan barang dalam keadaan kadarluasa di toko Darmawati, namun sebaiknya dimusnahkan dan dilakukan pembinaan terhadap pemilik toko tersebut. Bukan dijerat dengan pasal-pasal memberatkan pemilik toko sehingga akhirnya masuk Bui. “Jika itu terjadi, otomatis dunia ekonomi akan hancur,” mirisnya.

Sementara itu, Sekretaris APSO Papua, Novly Syaharja Tosofu menegaskan, pihaknya siap membantu pedagang yang dijerat dengan pasal yang berat. Dia menilai, sebaiknya dilakukan teguran ringan dulu sebelum digiring ke lebih berat.

“Kasihan pedagang bila dijerat dan akhirnya di Bui, tentunya itu berpengaruh terhadap keluarganya. Kita harapkan keadilan ditegakkan dan kami akan memperjuangkannya,” tegasnya.(tom/yek)