BERBAGI
Boas Solossa

JAYAPURA- Kemenangan Tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura atas juara bertahan Liga I musim lalu, Bhayangkara FC dalam laga Uji Coba bertajuk Jakajaya di stadion Surajaya Lamongan kemarin, menjadi bukti jika Tim Mutiara Hitam relatif telah siap untuk mengarungi ketatnya kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Anak-anak dari Papua itu berhasil menundukan Bhayangkara Fc dengan gol semata wayang dari kaki Boaz Salossa. Sekaligus pembuktian bahwa sang kapten masih yang terbaik di posisinya.

Hal tersebut juga diakui oleh mantan Pemain Persipura Jayapura di era 1980-an, Nico Dimo.

“Kita harus akui, Boaz Salossa merupakan penyerang produktif milik tim Persipura Jayapura, yang tetap selalu memberi warna special saat berjibaku dengan sejumlah pertahanan tim lawan. Bahkan, aksinya selalu memberi gol-gol kemenangan bagi tim yang dijuluki Mutiara Hitam,” ujar Pria yang akrab disapa Wawa besar oleh wartawan olahraga

Nico Dimo juga menuturkan, aksi dan penampilan Boaz dalam tiap laga, selalu memberi kontribusi kepada rekan-rekannya. Itu menandakan memang seorang Boaz terlahir untuk menjadi Inspirator didalam tim Persipura Jayapura.

“Boaz terlahir untuk menjadi ispirator tim Persipura secara utuh baik dalam lapangan atau diluar lapangan, Boci adalah Leader bagi tim milik masyarakat Papua ini.  ” Ungkap Nico

Nico Dimo bahkan tak ragu menyebut Boaz saat ini adalah pemain yang menjadi ikon dan sangat dicintai oleh orang Papua. Sama halnya seperti Boaz juga mencintai Persipura.

“Bahkan dari angkatannya hingga adik-adik berikutnya, Boaz ini tak pernah berpikir untuk hengkang dari tim  yang sudah membesarkan namanya. Meskipun banyak tawaran dengan iming-Iming bonus atau kontrak dan gaji yang selangit, tapi boaz tidak pernah sedikitpun berniat untuk melukai hati orang Papua yang sudah mencintainya bersama Mutiara Hitam,”

“Bukti kesetiannya ini terlihat jelas saat pertandingan di laga persahabatan kemarin. Rohnya sebagai pemain spesial dengan naluri gol Boaz mampu mengetarkan gawang Bhayangkara FC dimasa tambahan waktu babak kedua. Itulah seorang Boaz Salossa penyerang milik tim Persipura yang masih enjoy,” ujar Nico Dimo.

Masih menurut Nico, Pembuktian Boaz ini seakan memberitahu kepada para kontestan klub lainnya, bahwa meski sejumlah pemain milik Persipura hengkang tapi sejumlah pemain muda milik Persipura telah datang dan bergabung, dan tetap memberi warna asli bahwa Persipura adalah tim besar dan siap menjadi juara di musim kompetisi 2018.

Mantan Penjaga Gawang Persipura Jayapura di era 80 ini juga mengatakan, Persipura Jayapura saat ini adalah tim yang berkualitas,dengan adanya pemain asing seperti Hilton Morera, Marcel Sacramento dan Abdoulaye Maiga.

Ia berharap, dengan empat bintang yang telah dimiliki Persipura dan diarsiteki Peter Butler, akan menjadi insprasi bagi Boaz cs untuk tetap menjadi tim yang terbaik dan akan kembali mengangkat harkat dan martabat orang Papua. (Alan)